20/03/2013

Ayo menanam!

Haloooo!
Udah lama nggak ngepost hehehe.

Jadi ceritanya, minggu ini dari tanggal 17-23 Maret kelas X dan XI libur karena kelas XII harus menghadapi Ujian Sekolah. Semangat ya aa dan teteh!!! Tapi liburan ini sih sama aja kayak peribahasa bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian tapi dibalik, soalnya abis libur seminggu ini kami bakalan menghadapi ujian tengah smester! Sama aja boong, kan. Libur tapi mesti harus belajar juga (tapi sampai sekarang gue belum belajar hehe).

Seperti biasa, waktu libur lama pasti bingung mau ngapain. Sebenernya sih banyak banget yang HARUS dan BISA gue kerjakan selama libur ini, tapi tetep aja gue bingung mau ngapain, aneh ya. Sebenernya ini yang pengen banget gue kerjakan:
1. Beresin kamar
2. Kemping
3. Belajar
4. Belajar
5. Belajar

Yaah, as you know, nggak ada satupun yang gue kerjakan. Pada akhirnya gue cuma:
1. Tidur
2. Nonton
3. Makan
4. Bengong
5. Tidur

Baru hari ini gue melakukan sesuatu yang gue anggap produktif. Jadi, di rumah ada pohon pucuk merah (Syzygium oleana). Bagus banget, deh. Rimbun, dan daun-daun mudanya yang warnanya merah. Nah, di bawah pohonnya banyak tanaman-tanaman muda. Mungkin itu dari bijinya yang jatuh ke tanah dan tumbuh sendiri :D sayang banget kalau dibiarin gitu aja, akhirnya gue pindahin ke polybag hehehe. Lumayan kalau udah besar nanti bisa dipindahin ke tanah langsung.

Di sela-sela rerumputan

Media tanam

Polybag




 Gampang, kan? Tinggal masukkin media tanamnya ke polybag dan tanam! Jangan lupa disiram dan taruh di tempat teduh :)


-___-


Selamat berjuang, tanaman-tanaman kecil!


 Oh iya, kemarin juga bapake baru beli semacam shutter release gitu deh (nggak ngerti istilah-istilah fotografi haha) dan akhirnya kita foto-foto! hahahaha alay banget deh -___-





Oh iya, akhir-akhir ini kalau sore sering ada pelangi hahaha. Waktu itu lagi di jalan dan ada pelangi, akhirnya difoto deh! Tapi fotonya kurang bagus soalnya mobilnya lagi jalan-__- Setiap hari pemandangannya kayak gini nih (tanpa pelangi yaa), apalagi kalau gunungnya lagi keliatan jelas nggak ketutup kabut, beuhhhh... bikin gregetan pengen cepet-cepet ambil nomor kesanaa:(

Gede Pangrango. Indah, ya?

Yaudah deh, udah dulu ya hahaha. Dadaaaaah!!!

17/02/2013

Calypso

They send a person who can never stay. Who can never accept my offer of companionship for more than a little while. They send me a hero I can't help... just the sort of person I can't help falling in love with.--Calypso


Jadi hari ini gue abis baca novelnya Rick Riordan, Percy Jackson & the Olympians: The Battle of the Labyrinth. (Telat banget, kan. Baru baca sekarang-__-) Disitu diceritain waktu Percy terdampar di Ogygia, tempat Calypso dipenjara. Well mungkin nggak dipenjara juga kali, ya? Soalnya disana dideskripsiin tempatnya lumayan bagus, mungkin 'diasingkan' lebih tepatnya ya?
Sebenernya gue udah suka sama Calypso dari SMP kelas 8 kalau ngga salah, suka namanya deh. Tapi waktu itu belum tau mitologinya. Calypso itu apa, siapa, atau kenapa. Nah, sekarang saatnya research kecil-kecilan tentang Calypso. Ahaha.




Kalau menurut Perseus Jackson, beginilah Calypso:

Dia punya mata berbentuk buah badam dan kepangan rambut sewarna karamel di atas salah satu bahu. Umurnya ... lima belas? Enam belas? Sulit ditebak. Dia punya wajah yang tampaknya tidak lekang dimakan usia. Dia mulai menyanyi, dan rasa nyeriku menghilang. DIa sedang melakukan sihir. Aku bisa merasakan musiknya terbenam ke dalam kulitku, menyembuhkan dan memperbaiki luka bakarku. --halaman 255.

Dia mengenakan gaun Yunani tanpa lengan dengan garis leher melingkar yang dihiasi emas di tepiannya. --halaman 257

Dia imut waktu tertawa. --halaman 260

Rambutnya berbau sepeerti kayu manis. Dia sangat kuat, atau mungkin aku betul-betul lemas dan kurus.--halaman 261

Seberapa pun menakjubkannya bintang-bintang, Calypso dua kali lipat lebih memukau. Maksudku, aku pernah melihat sang dewi cinta sendiri, Aphrodite, dan aku tak akan mengucapkan ini keras-keras karena dia pasti akan menghancurkanku dari abu, tapi menurut pendapatku, Calypso jauh lebih cantik karena dia tampak begitu wajar, karena sepertinya dia tak berusaha jadi cantik dan bahkan tak peduli soal itu. Sepertinya dia daru dulu sudah cantik. Dengan rambut dikepang dan gaun putihnya, dia seakan berbinar diterpa sinar bulan.--halaman 261-262


Jadi, ada apa dengan Calypso?

Calypso itu anak seorang Titan, Atlas. Tau, kan? Itu loh yang manggul langit. Ada kok iklannya di tv, kalau ngga salah iklan balsem apa koyo gitu haha. Jadi waktu itu kan bangsa Titan dan Dewa perang, Calypso ada di sisi ayahnya. Ketika para Dewa menang, atlas di hukum oleh Zeus. "Atlas was punished with having to bear the sky on his shoulders" (Hesiod, Theogony, 519). Calypso juga ikut dihukum, deh. Dia tinggal di Ogygia, nggak bisa kemana-mana, sendirian. Yah, sampai seorang pahlawan terdampar di pulau itu. Tapi nggak lama kemudian, Calypso sendirian lagi.

Kira-kira setiap seribu tahun, mereka membiarkan seorang pahlawan terdampar ke pantaiku, seseorang yang memerlukan pertolonganku. Aku merawatnya dan berteman dengannya, tapi yang mereka kirim tak pernah acak. Para Moirae yang mengendalikan Takdir memastikan bahwa jenis pahlawan yang mereka kirimkan... Mereka mengirimiku orang yang takkan pernah bisa tinggal. Yang takkan pernah bisa menerima tawaranku untuk menjadi pendampingnya lebih daripada sebentar saja. Mereka mengirimiku pahlawan yang mau tidak mau ... jenis orang yang mau tidak mau pasti akan kucintai.--halaman 274

:(

Coba bayangkan gimana rasanya.... Belum juga move on, udah ada lagi yang bikin sakit hati.. -____-

Tapi Calypso yang di Pirates of the Caribbean beda lagi loh, pacarnya Davy Jones itu, yang peramal gitu, kan?

Yah, sebenernya nggak ngerti juga sih kenapa bisa beda-beda gitu, tapi yaudah deh.

Semangat ya, Calypso!! :)

05/02/2013

Wisesa Sumapala SR 26

Pulang PD
 Perkenalkan kami!
Yang berdiri dari kiri: Izzat, Arif, Tiara, Dini, Ica, Gigih, Arief
Yang duduk dari kiri: Beler, Andry, Bima, Didiet, Fadli

24/01/2013

Selamat ulang tahun, Ya Rasul Allah

Gue nemu puisi ini di bukunya Fahd Djibran yang judulnya "Menatap Punggung Muhammad". 


It makes me cry everytime I read it and it makes me wonder too. Kalian coba deh baca bukunya... Nanti kapan-kapan dibahas deh tentang bukunya...


I Wonder
If The Prophet Muhammad visited you,
Just for a day or two,
If he came unexpectedly,
I wonder what you’d do.
 
Oh, I know you’d give your nicest room,
To such an honored guest,
And the food you’d serve to him,
Could be your very best.
 
And you would keep assuring him,
You’re glad to have him there,
That serving him in your home,
Is a joy beyond compare.
 
BUT…When you see him coming,
Would you meet him at the door,
With arm outstretched in welcome,
To you visitor?
 
OR…Would you have to change your clothes,
Before you let him in?
Or hide some magazines,
And put the Quran where they bad been?
 
Would you still watch X-rated movies,
On your tv set?
Or would you rush to switch it off,
Before He gets upset?
 
Would you turn off the radio,
And hope He hadn’t heard?
And wish you hadn’t uttered,
That last loud, hasty word?
 
Would you hide away your music,
And instead take Hadith books out?
Could you let him walk right in,
Or would you rush about?
 
AND, I wonder …If the Prophet spent,
A day or two with you,
Would you go right on doing
The things you always do?
 
Would you go right on saying
The thing you always say?
Would life for you continue
As it does from day to day?
 
Would your family conversation
Keep up its usual pace?
And would you find it hard each meal
To say a table grace?
 
Would you keep up each every prayer
Without putting on a frown?
And would you always jump up early
For prayer at dawn ?
 
Would you sing the songs you always sing
And read the books you read?
And let him know the things on which
Your mind and spirit feed?
 
Would you take the Prophet with you
Everywhere you plan to go?
Or, would you hope they’d stay away
Until his visit ends?
 
Would you be glad to have him stay
Forever on and on?
OR… Would you sigh with great relief,
When He at last was gone?
 
It might be interesting to know
The things that you would do
If the Prophet Muhammad, in person, come
To spend some time with you.


So, what would I do if He visited me? Would I be good enough?
How if He visited me when I was doing someting bad?
How if He visited me when I was reading a romantic novel instead of Qur'an?
How if He visited me when I was singing a pop song instead of Shalawat?
How if He visited me when I was buying an expensive useless thing instead of giving sadaqah?

Well it depends on me now..... 




بسم الله الرحمن الرحيم

03/01/2013

The Hanging Tree

The Hanging Tree

Are you, are you coming to the tree?
Where they strung up a man they say murdered three.
Strange things did happen here, no stranger would it seem,
if we met up at midnight in the hanging tree.
Are you, are you coming to the tree?
Where the dead man calls out for his love to flee.
Strange things did happen here, no stranger would it seem,
if we met up at midnight in the hanging tree.  
Are you, are you coming to the tree?
Where I told you to run so we'd both be free.
Strange things did happen here, no stranger would it seem,
if we met up at midnight in the hanging tree.  
Are you, are you coming to the tree?
Wear a necklace of rope side by side with me.
Strange things did happen here, no stranger would it seem,
if we met up at midnight in the hanging tree.


Pohon Gantung
  
Apakah kau
Akan datang ke pohon
Tempat mereka menggantung pria
yang mereka bilang membunuh tida orang.
Hal-hal aneh terjadi disini
Kita takkan jadi orang asing
Jika kita bertemu tengah malam di pohon gantung.
Apakah kau
Akan datang ke pohon
Tempat pria yang mati itu
mengajak kekasihnya kabur.
Hal-hal aneh terjadi disini
Kita takkan jadi orang asing
Jika kita bertemu tengah malam di pohon gantung. 
Apakah kau
Akan datang ke pohon
Tempat aku menyuruhmu lari,
agar kita bisa bebas.
Hal-hal aneh terjadi disini
Kita takkan jadi orang asing
Jika kita bertemu tengah malam di pohon gantung. 
Apakah kau
Akan datang ke pohon
Memakai kalung dari tali, bersamaku bersebelahan.
Hal-hal aneh terjadi disini
Kita takkan jadi orang asing
Jika kita bertemu tengah malam di pohon gantung.




Udah dibaca kan? Itu lirik lagu yang ada di Mockingjay karya Suzanne Collins (Halaman 139-141). Ngerti ngga maksudnya? Awalnya gue juga bingung, perlu beberapa kali baca diulang-ulang buat sadar kalau pria yang menyanyikan lagu itu, adalah pria yang mati di pohon gantung--si pembunuh.


Pada awalnya, lagu itu terdengar seperti seorang lelaki yang berusaha mengajak kekasihnya bertemu dengannya secara rahasia pada tengah malam. Tapi tempat kencannya terdengar aneh, pohon gantung, tempat seorang pria digantung karena membunuh. Kekasih sang pembunuh pasti ada kaitannya dengan pembunuhan itu, atau mereka mungkin akan menghukumnya juga, karena jasad lelaki yang digantung itu menyerukannya agar lari. Ini jelas aneh, terutama di bagian jasad yang bicara itu, tapi baru pada bait ketiga "Pohon Gantung" mulai membingungkan. Kau sadar bahwa penyanyi yang menyanyikan lagu ini adalah pembunuh yang sudah meninggal. Dia masih ada di pohon gantung. Meskipun dia menyuruh kekasihnya lari, dia terus-menerus bertanya apakah wanita itu akan menemuinya. Kalimat Tempat aku menyuruhmu lari, agar kita bisa bebas adalah yang paling membingungkan karena mulanya kau berpikir dia bicara tentang kapan dia menyuruh kekasihnya lari, mungkin demi keamanannya. Tapi kemudian aku jadi bertanya-tanya apakah maksudnya agar wanita itu lari kepadanya. Menuju kematian. Pada stanza terakhir, jelas itulah yang ditunggunya. Kekasihnya, dengan kalung dari tali, tergantung mati di sebelahnya di pohon.




Menurut gue lirik lagu ini sangat......ironis. Sampai sekarang gue masih bertanya-tanya, apakah pada akhirnya kekasih lelaki itu ada di sebelahnya, tergantung dengan kalung dari tali seperti yang dihapakannya? Atau sebaliknya?

Kalau ya, gimana cewek itu bisa rela 'menemani' kekasihnya? (ikut-ikutan mati, maksudnya) Kok mau ya? Merasa kehilangan sih, kehilangan. Tapi dia harus bisa berpikir rasional dan realistis juga kan? Mungkin mereka sangat sangat suangaaaat saling mencintai. Atau mungkin cewek itu terinspirasi kisah Romeo dan Juliet. Tapi kalau cewek itu ikutan kekasihnya mati, ngga ada lagi kelanjutan ceritanya dong. The end.

Kalau ngga, kenapa? Kenapa cewek itu ngga ikutan mati? Mungkin cewek itu bukan penggemar Shakespeare. Tapi kenapa???? Nanti kisahnya nggak so sweet lagi dong, nggak bikin kita-kita para penonton nangis bombay karena kisahnya yang berakhir dramatis. Tapi kalau cewek itu nggak ikutan mati, kisah ini bisa ada kelanjutannya. Mungkin nggak lama setelah itu dia ketemu cowok lain dan dengan cepat move on, lupa sama janji-janji cinta sehidup semati selamanya sama kekasihnya yang udah mati itu. Terus mereka nikah, punya anak 4 dan hidup bahagia, tapi nggak selamanya. Beberapa tahu kemudian arwah mantan kekasihnya yang mati itu datang dan membalas dendam karena cewek itu mengingkari janji mereka untuk saling mencintai sehidup semati. Arwahnya ngamuk. Terus semuanya mati. The end.



.....

....

Awalnya gue mau ngepost serius, tapi kenapa ujung-ujungnya jadi nggak jelas gini? -_-
Salahkan pada rumput yang bergoyang~

20/12/2012

If I Stay & Where She Went

“If you stay, I'll do whatever you want. I'll quit the band, go with you to New York. But if you need me to go away, I'll do that, too. I was talking to Liz and she said maybe coming back to your old life would be too painful, that maybe it'd be easier for you to erase us. And that would suck, but I'd do it. I can lose you like that if I don't lose you today. I'll let you go. If you stay.” --Adam Wilde (If I Stay)

Ini cuplikan kalimat yang diucapkan Adam, pemeran utama cowok di novel If I Stay-nya Gayle Forman. Sukses bikin gue nangis bombay, soalnya dia ngucapin kalimat ini waktu Mia (pacarnya) nggak sadar-sadar karena kecelakaan. Bayangkan....bayangkan.....

Buku ini terbitnya udah lama, kok. Gue dapet buku ini waktu ulang tahun pas 2011 dari Shabrina. Awalnya pas gue baca agak bingung soalnya alurnya maju mundur, terus gue baca lagi ternyata bagus juga. Sedih... Cowoknya setia banget. Banget. Jadi pengen (?)

If I Stay -- Cover Indonesia

Ternyata If I Stay ada lanjutannya lho!
Judulnya Where She Went. Buku yang kedua ini menceritakan tentang kisah Mia dan Adam ketika Mia udah sembuh dari kecelakaannya. Mereka berpisah bagus deh jadi Adam single. Tapi Adam udah rela kan kalau harus melepaskan Mia? "I'll let you go. If you stay." katanya.


Where She Went -- Cover Indonesia

Kalau buku yang pertama POV-nya Mia, kalau yang ini POV-nya Adam si cowok band nan cool itu. Salut banget sama perjuangannya dia. Mau tau perjuangan untuk apa? Makanya baca!


“There are so many things that demand to be said. Where did you go? Do you ever think about me? You've ruined me. Are you okay? But of course, I can't say any of that.”--Adam Wilde (Where She Went)




So tell me, tell me; Is there any guy like him? Loving a girl so desperately like Adam loves Mia?

09/12/2012

I might be in love with you

"I might be in love with you." He smiles a little. "I'm waiting until I'm sure to tell you, though." — Veronica Roth