28/11/2012

Di Bawah Permukaan Laut

Jadi waktu itu gue kebagian tugas Bahasa Indonesia, baca puisi modern. Bingung mau bacain puisi apa. Nyari-nyari di Kompas Minggu, akhirnya dapet juga di Kompas 21 Oktober 2012 lalu. Ini dia:


Di Bawah Permukaan Laut

Karya Jeffry Alkatiri

Pernahkah kau mencoba untuk melihat di bawah permukaan laut?

Mungkin ada sesuatu yang dapat kau perlihatkan kepada kami.

Konon menurut para Datuk,

Dulu di bawah laut itu pernah ditemukan:

Pecahan persolen yang dibuat oleh budak dari negeri seberang.

Mungkin kau juga akan temukan:

Bola-bola peluru bertebaran seperti kerikil

Yang dulu sengaja dibuat untuk memusnahkan saudaramu.

Ada juga batok tengkorak kepala yang seakan ingin mengatakan sesuatu

Bahwa mereka adalah pahlawan dan bukan zeerover ataupun waterganzen.

Dan tulang rusuk yang rontok bersama tulang lengan yang berpisah.

Atau meriam yang telah berkarat

Yang tak mampu mengangkat dirinya

Untuk menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan tugas beratnya.

Di samping puluhan peti uang logam

Beserta tumbak kelewang milik para petualang dan pendatang.

Yang konon membawa misi peradaban

Yang telah dibekukan oleh lumut dan air garam.

Bisa jadi kau akan menyentuh

Tulang-tulang kaki dan tangan, yang sebagian masih terikat oleh rantai besi

Yang bukan hanya karena alasan Tuhan

Milik saudaramu yang sengaja ditenggelamkan

Oleh dendam kebencian dan kerakusan.

Kau pun mungkin akan menemukan reruntuhan keangkuhan masa silam

melalui peralatan navigasi yang menjadi tak berarti ketika melawan alam.

Nanti kau juga akan mendengar suara-suara,

Yang menurut para Datuk dulu pernah terdengar

Meminta tolong seperti Peri Sirene kepada nelayan.

Tulang belulang menjadi karang

Kayu dan besi kembali menjadi debu bumi.

Tanda-tanda nenek monyang kita masih berserakan

Di bawah permukaan lautmu

Atau di bawah permukaan laut milikku?



2012



Have you ever seen a thing under the sea?




Pernah diving jauuuh, jauh ke dasar laut? Belum? Sama.
Gimana ya rasanya kalau kita bisa sampai masuk ke dasar laut yang paling dalam? Cahaya matahari cuma bisa masuk sampai kedalaman 200 meter di bawah permukaan laut. Gimana kalau di dasar palung Mariana yang kedalamannya 10.911 meter? Gelap. Sangat gelap. Dingin. Dan di tempat dengan kondisi se-ekstrem itu masih ada kehidupan.

Laut memang menyimpan banyak misteri. Mungkin kalau kita bisa melihat dengan jelas ke dalam laut sana, kita memang bisa mengungkap misteri-misteri itu. Firaun beserta para pengawalnya yang tenggelam di dasar laut ketika mencoba mengejar nabi Musa, kapal Titanic yang terkenal sampai dibuat film dengan 11 Oscars-nya, atau legenda Atlantis?

Yah, laut memang  punya banyaaaaaaak misteri, dan keingin tahuan manusia nggak akan pernah terpuaskan, kan? Jadi, biarlah tetap jadi misteri. Kalau semua sudah terungkap, apalagi yang bisa dicari? :)




Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi ombak, yang di atasnya ada ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila ia mengeluarkan  tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun. (QS Al-Nûr [24]: 40)


--Tiara

No comments:

Post a Comment